Membuat Database Dengan XAMPP

Masih berada di seri artikel Cara Membuat Website. Setelah kita belajar cara menginstal XAMPP dan menjalankannya, sekarang saatnya kita belajar bagaimana membuat database di XAMPP dan cara install WordPress di localhost. Artinya kita menginstal WordPress di komputer kita sendiri atau menginstal WordPress secara offline.

Diasumsikan Anda sudah bisa menjalankan aplikasi XAMPP. Sehingga sekarang komputer Anda sudah bisa dijadikan server. Oia, jangan lupa untuk memastikan bahwa aplikasi XAMPP bisa berjalan dengan baik ya. Cek kembali dengan mengetik http://localhost/xampp di browser, lalu cek status. Detilnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.
12-status-xampp

Membuat Database dan User di XAMPP

Sebelum kita menginstal WordPress, kita harus membuat database dan user terlebih dahulu. Ini harus kita lakukan karena WordPress merupakan aplikasi website yang membutuhkan database untuk menyimpan data-data yang kita gunakan.

  1. Pertama-tama kita harus masuk ke phpmyadmin di XAMPP. Ketik di browser alamat http://localhost/phpmyadmin sehingga muncul tampilan seperti ini..
    membuat database di xampp, phpmyadmin, xampp
  2. Pada menu Database, silahkan masukkan nama database yang diinginkan, kemudian klik Create. Ingat-ingat nama database tersebut ya, karena kita akan menggunakannya nanti. Jika perlu, tuliskan di aplikasi notepad supaya mudah bagi kita untuk mengingatnya.
    buat database di xampp, membuat database
    NB: Di sini saya menggunakan nama database “blogku“.
  3. Sekarang saatnya kita menambahkan nama user untuk database yang baru saja kita buat. Silahkan masuk ke database yang sudah dibuat, Anda bisa menemukannya di bagian sebelah kiri. Begitu masuk, lihat menu Privileges. Kemudian klik Add user.
    menambah user database di xampp
  4. Begitu Anda klik Add User maka akan muncul form pembuatan user baru. Isikan username, Anda bisa mengisikannya dengan nama apapun teserah Anda, yang penting Anda hafal. Kemudian isikan juga host, gunakan use text field saja, lalu isikan dengan localhost. Selanjutnya isikan password 2 kali dan harus sama. Terakhir, centang grant all privileges on database.
    form tambah user di phpmyadmin xampp, membuat database xampp
  5. Eits, tunggu dulu, belum selesai. Scroll ke bawah, dan Anda akan menemukan opsi Global Privileges guna memberikan hak akses kepada user untuk mengelola semua database, klik Check All saja. Setelah itu, pencet tombol Add User.
    check privileges phpmyadmin xampp, membuat database xampp

Ya, langkah membuat database dengan XAMPP dan user di phpmyadmin sudah selesai. Secara default, aplikasi XAMPP mempunyai default user bernama “root” dan tanpa password. Jika kita hendak menggunakan user tersebut juga tidak masalah. Namun ada baiknya kita gunakan user sendiri.

Nah, untuk ilustrasi bagaimana menginstal WordPress di localhost, silahkan baca panduan cara install WordPress di localhost menggunakan XAMPP yang akan saya bahas di postingan lainnya.

Semoga bermanfaat.

Bincang-bincang

  1. berkata

    Gan gimana cara ngatasi myqsl yang crass, gak mau aktif? Tolong bantu ya gan.. Oh ya satu lagi nih ketika aku install wampp gak bisa, dan muncul dialog yang kurang lebih menginformasikan kalo msvcr 100 missing from your computer, nah nyarinya dimana dan instalnya gimana?

    • berkata

      Waduhh, maaf mas gan.. Kalau untuk WAMPP pengetahuan saya masih terbatas. Malah belum pernah coba. Taunya WAMPP pun dari googling, setelah nyari-nyari aplikasi lain untuk menjalankan server localhost selain XAMPP ini. Mohon dimaklumi..

      Terus untuk mysql yang crass dan nggak mau aktif, apakah sudah di “start” mysql nya? Atau bisa juga dicoba module service mysql nya di jalankan / dicentang. Moga-moga bisa membantu..

    • berkata

      Apa sudah di cek di “add new user” nya? Biasanya ada kok. Kalo ndak ya berarti coba install ulang pakai XAMPP yang terbaru. Langsung download di website resminya.

      Selamat mencoba kembali ya.. Tetap semangat.. :)

  2. berkata

    kalau kita misalnya udah terlanjur buat blog di wordpress lewat online terus mau ngelola blognya (offline) menggunakan aplikasi xampp ini bisa enggak kira-kira kak ??

    • berkata

      Kalau menurut saya, itu malah 2x kerja mas. Tujuan kita untuk membuat website di offline ato lokal PC antara lain supaya ngga boros internet, biar lebih cepat melakukan development dan kustomisasinyanya. Sehingga begitu nanti jadi, bisa langsung kita upload di hosting / server, supaya bisa diakses oleh orang lain via internet.

      Nah, kalo kita ngelola blognya offline, terus nanti mau di sinkronkan sama blog kita yang udah online, nantinya kita harus konten juga ujung-ujungnya. Apalagi kalo ada database yang harus dirubah, kan jadi 2x kerja.

      Kecuali perubahan yang mau kita lakukan itu cukup banyak, dan membutuhkan waktu yg panjang, nah itu silahkan.. :)
      Lakukan modifikasi di offline, kemudian kalo dirasa sudah cukup, langsung deploy di server..

      Kira-kira itu sih mas kalo pendapat saya..

Tinggalkan Balasan →